Urusan Corona Meningkat, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

0
159

KOTA SEBAL – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memaparkan tiga daerah di Geruh Raya masuk zona sedang terkait penyebaran Covid-19. Sehingga diputuskan statusnya masih dalam masa transisi menuju new normal.

Hal ini disampaikan Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri rapat evaluasi masa transisi di Bakorwil III Malang, Sabtu (20/62020).

“Malang Raya masih mendalam area (sebaran corona) dengan resiko sedang. Oleh karena itu, posisinya masih transisi menuju normal segar (new normal), ” ujar Khofifah.

 

Sementara tersebut, Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono mengungkapkan, akan terus memantau & mengevaluasi penerapan masa transisi menuju new normal di Malang Umum.

“Malang Umum diharapkan jadi contoh, bisa dicontoh Surabaya Raya. Makanya, nanti Geruh Raya nanti akan kita pertimbangan seperti waktu PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), nanti akan kita evaluasi setiap hari, ” kata Heru.

Pada tiga daerah di Malang Sundal, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, kasus persebaran corona hingga Sabtu pagi masih terdeteksi cukup tinggi. Bahkan, pada Jumat petang kemarin terdapat penggandaan 12 kasus positif corona, secara total kasus positif corona mencapai 346 pasien positif. Rinciannya Kabupaten Malang dengan 164 kasus, Praja Malang dengan 128 kasus, serta Kota Batu dengan 54 peristiwa.

Dari jumlah 346 kasus positif, 31 orang meninggal dunia terkonfirmasi positif corona di Malang raya, sedangkan 104 orang dinyatakan sembuh dari corona.

Sebagai data, masa transisi menuju new normal di Malang Raya telah diperpanjang dua kali, setelah awalnya asi sejak 1 Juni 2020.

(Ari)

Loading…