Sudan Setujui Normalisasi Hubungan dengan Israel

0
44

WASHINGTON DC – Sudan akan menjelma negara terbaru yang menormalisasi hubungannya dengan Israel, langkah yang sebelumnya telah dilakukan beberapa negara Arab. Kesepakatan Sudan datang beberapa minggu setelah langkah serupa oleh Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

Langkah Sudan itu diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (23/10/2020). Pada saat yang sama, Trump akan menghapus Sudan dari jadwal negara sponsor terorisme AS serta mencabut blokade bantuan ekonomi dan investasi untuk negara itu.

MENYUARAKAN JUGA: UEA dan Bahrain Tandatangani Normalisasi Hubungan dengan Israel di Gedung Suci

Mencanangkan normalisasi tersebut, Trump mengatakan “setidaknya lima lagi” negara Arab menginginkan kesepakatan damai dengan Israel.

Sebelumnya, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain telah mengesahkan kesepakatan normalisasi hubungan dengan Negeri Zionis. Kedua negara Teluk itu menjadi yang pertama di Timur Tengah yang mengakui Israel di dalam 26 tahun.

Dalam pernyataan tiga arah, AS, Sudan, dan Israel mengatakan bahwa utusan mereka akan bertemu “dalam kaum pekan mendatang”.

“Para pemimpin setuju untuk normalisasi hubungan antara Sudan dan Israel serta untuk mengakhiri keadaan perang antara negara mereka, ” demikian diumumkan dalam pernyataan tersebut sebagaimana dilansir BBC .

Hingga bulan lalu cuma dua negara Arab – Mesir dan Yordania – yang secara resmi mengakui Israel. Kedua negeri, yang berbatasan dengan Israel. Per menandatangani perjanjian perdamaian pada 1979 dan 1994, menyusul mediasi AS.

BACA JUGA: UEA dan Israel Sepakati Perjanjian Damai, Normalisasi Hubungan

Mauritania, seorang anggota Liga Arab Afrika, mengakui Israel pada 2009 tetapi memutuskan hubungan 10 tahun lalu.

Semakin banyak negeri Arab yang meresmikan hubungan dengan Israel telah dikecam oleh orang-orang Palestina, yang melihatnya sebagai desersi terhadap perjuangan mereka.