Saja 3, 5 Jam, Warga Sragen Mampu Sembelih Ratusan Sapi serta Kambing Kurban

0
95

SOLO – Datangnya pandemi ternyata tak memengaruhi minat warga Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Sragen, untuk berkurban. Terdapat 151 ekor sapi dan 111 ekor kambing yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7/2020). Proses sembelih sapi dan kambing kurban di Sragen ini sangat cepat karena hanya 3, 5 jam.

Jumlah sapi kurban pada tahun ini mengalami peningkatan memikirkan pada tahun lalu terdapat 135 sapi yang disembelih di tempat ini. Pada tahun lalu, ada 124 ekor kambing yang disembelih.

Baca Juga:   Idul Adha 1441 H, Presiden Jokowi: Kita Harus Berkurban dengan Pertemuan Fisik 

Sebanyak 151 belakang sapi dan 111 ekor mempertanggungkan itu mulai disembelih pada jam 07. 30 WIB. Hanya di waktu kurang dari 3, 5 jam, semua sapi dan kambing itu selesai disembelih dan dibagikan kepada warga Sragen dan asing Sragen.

“Sebelum pukul 11. 00 WIB, semua daging kurban sudah dibagikan. Ada banyak jagal di dukuh ini. Hampir tiap RT tersedia jagalnya. Semua warga dari bujang kecil, remaja hingga dewasa kompak bahu membahu sehingga pekerjaan segera selesai, ” papar Kepala Tempat Pengkok, Sugimin.

Dibagi ke Luar Daerah

Setelah proses sembelih sapi serta kambing di Sragen itu sempurna, daging langsung dibagikan. Tidak hanya dibagikan kepada warga sekitar, melimpahnya daging kurban membuat Pemdes Pengkok turut membagikan daging itu kepada warga di luar desa.

Bahkan, sejumlah desa di luar Sragen seperti dalam Karanganyar, Wonogiri, Solo dan sekitarnya juga mendapat bantuan daging persembahan dari Desa Pengkok. “Untuk daging kurban kambing, hampir 75% disalurkan ke luar Desa Pengkok, ” terang Sugimin.

Tingginya semangat berkurban warga Pengkok menunjukkan sudah meningkatnya taraf tumbuh warga sekitar. “Di desa saya ada 45 RT. Satu RT terdapat 2-5 ekor sapi dengan disembelih. Jumlahnya selalu meningkat sebab tahun ke tahun, ” menguraikan Sekretaris Desa Pengkok, Sigit Pambudi.

”Misal dalam RT 012 Desa Pengkok, Kedawung, Sragen, dulu hanya bisa jagal empat ekor kambing dan dua ekor sapi, sekarang ada dua ekor kambing dan lima punggung sapi. Jadi, jika tahun lalu warga berkurban kambing, tahun itu harus lebih baik yakni sapi. Mereka iuran untuk membeli lembu. Satu ekor sapi dibeli hasil iuran tujuh warga, ” tuturnya.

(Ari)

Loading…