Rusak Papan Nama Gedung DPRD DIY, 2 Bocah ABG Dipenjara

0
91

YOGYAKARTA porakporanda Dua orang bocah di kolong umur berisinil D (16) & E (16) harus berurusan dengan polisi, setelah merusak tulisan papan nama di tembok pagar DPRD DIY dan melemparnya ke pedoman petugas, saat aksi damai menolak UU Omnibuslaw di halaman DPRD DIY, pada Kamis 8 Oktober 2020 lalu. Warga Gamping serta Sleman, itu pun sekarang kudu mendekam di sel tahanan Mapolresta Yogyakarta.

Petugas juga mengamankan potongan papan tanda kantor DPRD DIY serta jaket kuning dan biru, yang dipakai kedua pelaku tersebut saat melayani aksi perusakan sebagai barang informasi (BB).

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yuliyanto mengatakan, terungkapnya kasus ini sesudah petugas mengembangkan penyelidikan terhadap lagak pengerusakan tulisan di pagar dinding depan Kantor DPRD DIY. Diantaraya dengan melihat rekaman video terhadap aksi tersebut, melalui video itu petugas berhasil mengidentitas pelaku serta menangkapnya di rumah.

“D ditangkap pukul 18. 00 WIB, E ditangkap memukul 21. 00 WIB dan mendatangkan mereka ke Mapolresta Yogyakarta, ” kata Yuliyanto saat ungkap kasus di Mapolresta, Senin (30/11/2020).

Dari pemeriksaan aksi D dan E tersebut berawal saat aksi damai di depan DPRD DIY, berlangsung ribut, D dan E berjalan ke arah tulisan di pagar dinding depan Kantor DPRD DIY. Selanjutnya D dan E melakukan pengrusakan tulisan di pagar tembok pendahuluan Kantor DPRD DIY tersebut.