Ruas Tol BORR Seksi IIIA Siap Mengurai Kemacetan di Kota Bogor

0
52

JAKARTA – Kementerian Order Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Badan Jalan Tol (BUJT) telah menamatkan pembangunan Tol Bogor Outer Gelang-gelang Road (BORR) Seksi IIIA (Ruas Simpang Yasmin – Kayu Manis) sepanjang 3 Km dan saat ini siap untuk dioperasikan. Dengan total panjang 11. 4 km, ruas tol BORR menjadi jalur alternatif untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Kota Bogor dan sekitarnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Jalan Tol BORR menjadi jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di Kota Bogor dengan dapat memudahkan pergerakan masyarakat & meningkatkan taraf ekonomi Kota Bogor sebagai bagian dari Kawasan Metropolitan Jabodetabekpunjur.

Ruas Tol BORR Seksi IIIA (Ruas Simpang Yasmin porakporanda Kayu Manis) telah melalui tahap Uji Statis dan Uji Hidup dengan menggunakan kendaraan berat jenis truk yang berhenti di tengah-tengah Jalan Tol lebih dari satu kali untuk mendapatkan hasil yang konsisten dan mengetahui kualitas gaya jembatan Tol tersebut.

Pelaksanaan uji dinamis bertujuan untuk mengetahui faktor redaman jembatan dan Dynamic Amplification Factor (DAF), yaitu perbandingan antara amplitudo akibat tanggung dinamis dengan amplitudo akibat barang bawaan statis yang akan menunjukkan istimewa dari jembatan tersebut.

Jalan Tol BORR yang dikelola oleh PT. Marga Sarana Menggambarkan terbagi menjadi 3 seksi, yaitu Seksi I Sentul Selatan – Kedung Halang yang telah dioperasikan pada tahun 2009, Seksi IIA Kedung Halang – Kedung Badak yang diresmikan pada tahun 2014 dan Seksi II B Kedung Badak – Simpang Yasmin dengan telah diresmikan tahun 2018 lalu dengan panjang Seksi I dan II yaitu 8, 45 Km. Kemudian dilanjutkan Seksi III Cabang Yasmin – Kayu Manis) secara panjang 3 Km.

Jalan tol dengan poin investasi sebesar Rp2, 05 triliun tersebut dibangun dua arah menggunakan jenis perkerasan kaku dan mempunyai masa konsesi selama 45 tahun sejak SPMK. Bertindak sebagai kontraktor PT PP (Persero) Tbk secara konsultan PT Indec Internusa JO dan PT Eskapindo Matra.

Dibangunnya jalan bebas larangan di Kota Bogor ini diharapkan dapat menjadi penunjang kegiatan ekonomi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya sekaligus menjadi akses pendukung kesibukan industri dan logistik. Selain tersebut, Jalan Tol BORR dapat mengangkat kawasan wisata di sekitar Kota Bogor yaitu diantaranya kawasan ujung Ciawi dan Kebun Raya Enau. Jalan Tol ini juga menghadirkan panorama Gunung Salak yang baik bagi para pengguna jalan pungutan saat akan memasuki Kota Hujan.

CM

(yao)