Pulang Joging, Seorang Pria Dibacok Begal di Situ Gintung Ciputat

0
123

TANGSEL – Pasangan sejoli yang baru saja berolahraga joging di kawasan Situ Gintung, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, menjelma korban pembegalan. Salah satu objek, JR (24), menderita luka bacok di kepala setelah berusaha melawan dua pelaku pembegalan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu berlangsung pada Sabtu 18 April 2020, sekira pukul 18. 30 WIB. Korban JR dan kekasihnya berniat pulang setelah berolahraga di kawasan Situ Gintung.

“Kejadian jam 18. 30 WIB. Ketika korban bersama teman perempuannya sedang joging di pinggir Situ Gintung, ” kata Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika kepada Okezone , Minggu (19/4/2020).

Tiba-tiba, lanjut dia, datang dua pelaku yang berboncengan motor matik Vario. Sambil mengayunkan golok yang dibawa, pelaku berusaha mengancam korban untuk menyerahkan barang berharga yang dibawa.

“Datang dua pelaku berboncengan motor menghampiri korban, dan berusaha mengambil handphone korban secara paksa, ” terangnya.

Korban JR pun melakukan perlawanan, sedangkan kekasihnya hanya bisa berteriak meminta uluran tangan. Pelaku yang panik seketika menebas kepala JR. Namun pria dengan tinggal di Ciracas, Jakarta Timur, itu tidak menyerah dan justru berhasil merebut golok pelaku.

“Korban melakukan perlawanan serta berhasil merampas sajam berupa parang yang dipegang oleh pelaku, jadi kemudian pelaku melarikan diri, ” jelas Endy.

Pelaku sendiri gagal menjalankan aksinya. Mereka langsung tancap gas melarikan muncul lantaran warga sekitar mulai berdatangan. Belum diketahui secara pasti, apakah pelaku mengincar ponsel berikut motor yang dikendarai korban.

“Masih kita lidik. Kemarin target dilarikan ke Rumah Sakit Hermina. Rencana hari ini buat laporannya, ” ungkap Kanitreskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin saat dikonfirmasi terisolasi.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar dikabarkan mulai memperketat akses keluar-masuk pengendara di sekitar lokasi. Selain untuk membatasi keramaian di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), upaya demikian dilakukan guna mengantisipasi kejahatan serupa terulang.

(han)