PT KCI: Mayoritas Penumpang KRL Telah Pakai Masker yang Benar

0
68

ENAU – Vice President (VP) Corporate PT KCI Anne Purba mengaku sejauh ini kebanyakan penumpang KRL Commuter Line sudah menaati aturan untuk tidak memasang masker scuba dan buff. Hanya segelintir penumpang yang belum mematuhi aturan tersebut.

“Alhamdulillah mayoritas (penumpang KRL) sudah memakai masker yang benar. Memang ada satu dua dan awak antisipasi dengan mengganti masker, tapi ini tidak bisa mengakomodir semua. Jadi silakan ganti masker (kesehatan/kain) agar bisa masuk stasiun, ” kata Anne, di Stasiun Bogor, Senin (21/9/2020).

Anne menambahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepda penumpag KRL sejak minggu lalu. Aturan ini diberlakukan semata-mata untuk mengurangi risiko penularan virus corona atau covid-19 penumpang dalam KRL.

“Jadi 1 minggu kemarin kita sudah sosialisasi dengan menyebarkan masker kain 1. 200 gratis. Hari itu kita lakukan pengetatan kembali sehingga wajib bagi pengguna Commuter Line untuk menggunakan masker efektif yaitu dengan masker kain dan kedok kesehatan. Karena, kita tujuan utamanya adalah meminimalisir penyebaran virus, ” ungkap Anne.

Di sisi lain, jumlah penumpang KRL saat ini menemui penurunan 28 persen. Jika sebelumnya biasa mengangkut penumpang sekitar 420 ribu penumpang perhari, kini hanya 309 ribu penumpang.

“(Jumlah penumpang) turun sungguh sampai 28 persen dari PSBB Jakarta sebelumnya. Jadi kalau Senin biasa kita melayani sampai 420 penumpang ribu per hari, Senin kemarin hanya sekitar 309 seperseribu. Juga ini kita lihat pagi ini sama baru 6 ribu yang kami layani, dari dengan biasanya sudah 12 ribu, ” tutup Anne.

Baca Juga:   Pedagang Masker Menjamur di Tumpuan Bogor, 3 Jam Dapat Rp300 Ribu

Baca Juga:   Masker Scuba & Buff Dilarang, Penumpang KRL: Kasihan yang Uangnya Pas-pasan

Seperti diketahui, PT KCI selaku operator operasional KRL, melarang penggunaan masker scuba kepada penumpangnya. Larangan ini di hambur di sejumlah stasiun yang ada di wilayah Jabodetabek.

Tidak hanya itu, pembatasan tersebut juga dibrlakukan untuk pengikut kereta jarak jauh. Penggunaan kedok scuba dan buff dinilai kuranh efektif untuk mencegah penularan covid-19 di dalam kereta yang tambahan pasti selalu ramai oleh pengikut.

(aky)