Polri: Edy Mulyadi Diperiksa Bukan sebab Investigasi Penembakan 6 Laskar FPI

0
40

JAKARTA – Bareskrim Mabes Polri tidak akan melakukan pemeriksaaan terhadap wartawan dan jalan lain yang melakukan penggalian bahan saksi mata di lokasi penembakan 6 anggota FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek, Jawa Barat. Meski, sebelumnya jurnalis Edy Mulyadi telah diperiksa pemeriksa Bareskrim Polri.

Menurut Direktur tindak pidana ijmal (Tipidum) Mabes Polri Brigjen Andi Rian, pemeriksaan terhadap Edy bukan karena hasil investigasi yang dilakukan. Pemeriksaan terhadap Edy karena tersedia keterangan saksi yang menyebut nama Edy mengetahui peristiwa berdarah dalam KM 50, Karawang. Sehingga pemeriksa meminta keterangan Edy.

“Edy Mulyadi diperiksa bukan karena dia melakukan investigasi, tetapi karena ada saksi yang menyatakan kalau dia banyak tahu tentang kejadian di KM 50. Oleh karena itu penyidik perlu memanggil dia untuk menggali informasi, ” katanya saat dihubungi iNews. id menggunakan pesan singkat, Minggu (20/12/2020).

Baca Juga:     Rekonstruksi Laskar FPI: Komnas HAM hingga KontraS Diundang, yang Hadir Cuma Kompolnas

Meski tidak akan melakukan pemeriksaaan terhadap Jurnalis yang melangsungkan investigasi, penyidik memastikan setiap karakter yang nantinya diperiksa dibuat untuk membuat terang peristiwa.

“Siapa pun yang diperiksa oleh penyidik, tentu bertujuan buat membuat terang peristiwa, ” jelasnya.

Sebelumnya, enam orang simpatisan Rizieq tewas ditembak karena melakukan penyerangan terhadap penjaga di Jalan Tol Jakarta-Karawang, tepatnya Kilometer 50, pada Senin tujuh Desember 2020.

Menyuarakan Juga:     Habib Rizieq Ajukan Praperadilan, FPI: Semua Kita Gugat!

(Ari)