Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Makam Terbongkar di Jombang, Ini Penjelasannya

0
58

JOMBANG kepala Kepolisian akhirnya menghentikan kasus makam terbongkar yang berujung hilangnya kain kafan jenazah yang dikubur. Makam itu diisi jenazah Anis Purwaningsih yang sebelum ia meninggal negeri usai melahirkan.

Kapolres Ngoro AKP Yanuar Tri Sanjaya mengatakan pihak keluarga almarhumah mengaku tak ingin menuntut sapa pun atas hilangnya kain kafan yang ada dimakam itu.

“Sementara dari pihak keluarga tidak ingin, tidak menuntut sama siapa-siapa, ” ujar Yanuar saat dikonfirmasi, Senin petang (21/9/2020).

“Dari rumpun tidak menginginkan, tidak meneruskan buat menuntut pada siapa pun, ” imbuhnya.

Kepolisian sendiri telah mengamankan bahan bukti berupa kain kafan yang diduga dicuri dari makam itu. Kain kafan itu ditemukan pada Senin (21/9/2020) sekira pukul 10. 30 WIB atau sehari setelah dilaporkan hilang.

Baca Juga:   Penjaga Selidiki Kasus Hilangnya Kain Kafan dari Makam Terbongkar di Jombang

“Kain kafan telah kami amankan, sementara jenazah sudah dimakamkan dengan kain kafan segar pada Minggu malam kemarin, ” tuturnya.

Secara hal tersebut, kepolisian menutup analisis kasus dugaan pencurian kain kafan yang sempat menggegerkan warga  Desa Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang itu.

Sebelumnya peziarah mendapati makam milik Anis Purwaningsih (26) dalam keadaan terbongkar dan rusak. Dalam makam, kain kafan tersebut habis dan hanya terdapat jenazahnya selalu. Kejadiannya pada Minggu 20 September 2020.

Buat diketahui Anis ternyata meninggal dunia pada Sabtu 19 September 2020 usai menjalani operasi persalinan. Tengah bayi yang dilahirkannya juga meninggal dunia, yaitu pada Jumat 18 September 2020. Ibu dan bani itu pun dimakamkan berdampingan.

Baca Juga:   Sempat Hilang dari Makam, Kain Kafan Ditemukan Bersama Patung Kuningan di Jombang

(abp)