Penjaga Rapat Teknis Pengamanan di Daerah Perbatasan Terkait PPKM Jawa-Bali

0
49

JAKARTA – Korps Cerai-berai Lintas (Korlantas) Polri menggelar rapat dengan Satgas Covid-19 terkait kecendekiaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali, perlu mengendalikan penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19).

Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Rudy Antariksawa menyebut, aat ini pihaknya padahal membahas teknis pengamanan di wilayah perbatasan terkait kebijakan itu. Namun, ia belum bisa memastikan apakah akan ada penyekatan atau cara bertindak lainnya.

“Kami baru rapat pembahasan SE tentang perjalanan ini, tunggu aja. Baru berlangsung, dengan gugus tugas (Satgas Covid-19) dan lain-lain, ” kata Rudy saat dihubungi, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Pada sisi lain, Rudy memperkirakan kalau aturan tersebut nantinya akan selesai dan mulai diberlakukan pada 11 Januari mendatang.

Baca Juga:   Ada Pemisahan Kegiatan di Jawa-Bali, Masih Dapat Keluar Kota?

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Pengerjaan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan ini dilakukan karena kasus dengan terinfeksi virus covid-19 terus bertambah setiap minggunya. Pada bulan Januari kasus perminggunya mencapai 51. 986 kasus.

“Kasus itu kita monitoring per minggunya meningkat bukan menurun. Jadi per Desember kasus perminggunya mencapai 48. 434. Dan pada bulan Januari 51. 986 kasus” katanya di Jakarta, hari ini.

Baca Juga:   PPKM Beberapa Jawa dan Bali, Pengusaha Bus Curhat soal Kerugian

Selain itu, lanjut Airlangga, rumah sakit di beberapa wilayah di pulau jawa kapasitas ketersedian isolasi dan ICU yang menampung pasien covid sudah lebih sebab 70%. Kondisi itu sebagian berlaku Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Jawa Barat Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

“Kita juga memonitoring liburan Natal dan Tarikh Baru, dampaknya 2 minggu. Oleh sebab itu dampaknya baru terlihat di pertengahan Januari, sehingga dengan mengantisipasi kejadian tersebut maka pemerintah melakukan penyekatan baru ini. ” jelasnya.


(saz)