Pemimpin Iran: Sejumlah Sanksi AS Me Akses ke Vaksin Covid-19

0
78

PRESIDEN Iran Hassan Rouhani mengatakan, Rabu (9/12/2020), sanksi-sanksi GANDAR mempersulit Iran untuk membeli obat-obatan dan pasokan kesehatan dari asing negeri, termasuk vaksin Covid-19 yang diperlukan untuk mengatasi wabah terburuk di Timur Tengah itu.

Pemerintahan Donald Trump sudah memberlakukan sanksi yang melumpuhkan sektor perbankan Iran serta industri patra dan gasnya sejak AS secara sepihak menarik diri dari suara nuklir Iran dengan negara-negara tinggi dunia pada 2018.

Sementara Amerika Serikat bersikeras menyatakan bahwa obat-obatan dan barang-barang bantuan kemanusiaan dibebaskan dari sanksi-sanksi itu, penyekatan perdagangan telah membuat banyak bank dan perusahaan di berbagai penjuru dunia ragu untuk berbisnis secara Iran, karena takut akan memiliki hukuman dari Washington. Negara tersebut juga terputus dari sistem perbankan internasional, sehingga sulit untuk mentransfer pembayaran.

“Rakyat ana harus tahu bahwa untuk kegiatan apa pun yang kami rencanakan untuk mengimpor obat-obatan, vaksin, serta peralatan, kami harus mengutuk Trump ratusan kali, ” kata Rouhani seperti dikutip oleh kantor informasi pemerintah IRNA.  

Ia mengatakan bahkan transaksi biasa untuk membeli obat dari negara lain pun telah menjadi benar sulit dan perlu “berpekan-pekan” buat mentransfer dana.  

Rouhani mengatakan pihak berwenang pasti melakukan apa yang mereka mampu untuk membeli vaksin dari luar negeri, dan berharap dapat mengirimkannya ke orang-orang berisiko tinggi secepatnya mungkin.

Baca selalu:   Iran Nyatakan Senang AS Ubah Perilaku di Teluk Persia 

Pekan lalu, Iran mengatakan sedang mengembangkan vaksin buatannya sendiri, dengan pengujian pada pasien manusia diperkirakan akan mulai berlangsung bulan depan. Iran berencana untuk membeli 20 juta dosis vaksin dari luar negeri, untuk penduduknya yang berjumlah lebih dari 80 juta orang.  

Iran telah melaporkan lebih dari 50. 000 kematian akibat virus corona dari lebih dari satu juta kasus yang dimilikinya.