Olly Dondokambey – Steven Kandouw Klaim Sukses di Sektor Kesehatan Dimasa Kepemimpinannya

0
78

MANADO – Data di akhirusanah 2019, Sulawesi Utara (Sulut) dinobatkan sebagai Provinsi Sehat oleh negeri pusat karena 11 dari 15 Kabupaten dan Kota telah dinyatakan sebagai Kabupaten/Kota sehat. Catatan tersebut meningkat tajam dari data 2017 yang baru 6 Kabupaten/Kota saja.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, dimasa kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven O E Kandouw berkomitmen menjadikan masyarakat Sulut sehat, mandiri dan berkeadilan.

Terbukti dengan getolnya Olly mendorong desa untuk memiliki Pos Binaan Terpadu (PosBindu) yang membawa hasil dimana meningkat dari 195 desa (2016) menjadi 896 desa (2019).

Begitupun dengan cakupan imunisasi anak yang sukses daripada persentase anak usia 0-1 tarikh yang mendapat imunisasi dasar lengkap, meningkat dari 80, 2% menjadi 94, 9% pada 2019.

Daerah yang eliminasi malaria pun meluas. Sebelumnya ada 2 daerah pada 2016 menjelma 6 kabupaten/kota (2019). Usia harapan hidup meningkat dari 71, 02 (2016) menjadi 71, 26 (2018).

Kemudian program prioritas nasional yaitu stunting, Olly dan Steven mampu menurunkan kelaziman stunting dari 35 persen (Riskesdas 2013) menjadi 25, 5 tip (2018).

Ada juga cakupan kesehatan universal atau UHC dari 77, 2% menjelma 99, 3% pada 2019. Bahan 95 persen persentase obat serta perbekalan kesehatan di fasilitas kesehatan, mampu terealisasi hingga 105, dua persen.

Gubernur Olly sangat concern terhadap kasus kematian Balita dan ibu. Dimana jika pada 2016 tercatat nilai kematian Balita sebanyak 266 kasus, justru semakin turun di angka 137 kasus saja pada November 2019. Begitu pula dengan nilai kematian ibu semakin berkurang lantaran 54 kasus (2016) menjadi 44 kasus (November 2019).

Menurut Kadis Kesehatan Sulut dr. Debby Kalalo, pergerakan nyata tersebut sangatlah dipengaruhi oleh agenda Pemprov Sulut melalui Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw yang telah membawakan hasil, termasuk dalam memperbaiki kualitas SDM serta fasilitas kesehatan sangat jelas tampak.

Dari 195 Puskesmas yang telah terakreditasi. Kalau 2016 hanya 20 Puskesmas, justru tahun 2019 meningkat tajam had 91, 2 persen Puskesmas terakreditasi. Kemudian fasilitas kesehatan rujukan, yang telah mencapai 87, 2 obat jerih RS terakreditasi. Jika pada 2016 hanya 11 RS terakreditasi, meningkat jadi 41 RS terakreditasi di 2019.

Tak berhenti di situ, Gubernur Olly terus menghadirkan berbagai inovasi menetapkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat dengan dapat dilihat. Mulai dari menghadirkan layanan RS Kelas B sebagai pusat rujukan, Pengembangan RS Sembrono sebagai pusat rujukan kesehatan gegabah Indonesia bagian timur,

Selain itu juga, tersedia pembangunan RS Jiwa sebagai induk rujukan kesehatan jiwa di Nusantara bagian timur sampai pada perluasan RSUD Noongan sebagai RS rujukan regional, Pengembangan RSUD Bitung dan pembangunan RSUD Kota Kotamobagu jadi RS rujukan regional.

Gubernur Olly juga telah menghadirkan pelayanan klinik mata, Perluasan Poliklinik Kantor Gubernur menjadi Klinik Pratama, ada juga pelayanan Kegawatdaruratan Terpadu lewat PSC 119, Penyajian pengaduan HALO SEHAT 1500-568 tercatat tersedia informasi publik tentang kesehatan melalui layanan Radio Streaming Bahana Sehat Sulut.

Sangat memuaskan apa yang dibuat dan dilakukan oleh Pemprov Sulut melalui gubernur dan wagub khususnya pembangunan di sektor kesehatan dengan capaiannya.

“Bahkan jauh sebelumnya sudah banyak capaian yang didapat”, kata kadis kesehatan tubuh Dr. Debby kalalo.

Dimana keberhasilan dan sumbangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam bidang kesehatan telah mendapatkan catatan dari pemerintah pusat juga pada bentuk penghargaan di antaranya:

Pencapaian tertinggi untuk indikator janji presiden program P2P dalam indikator suspek malaria dengan dikonfirmasi dan kasus malaria tentu yang diobati sesuai standar tarikh 2016;

Pencapaian kinerja terbaik program penanggulangan TB 2016;

Mendapatkan sertifikasi dari eleminasi malaria untuk besar kab/kota di Sulawesi Utara yakni, Kota Tomohon dan Kab. Minahasa;

Juara II lomba website antar Dinas Kesehatan Provinsi ditingkat nasional;

Memperoleh tatanan kawasan sehat untuk kab/kota (Minahasa Utara, Bolaang Mongondow Utara, Minahasa Tenggara, Kotamobagu, Bitung serta Tomohon);

Terakreditasinya RSUD Noongan Versi 2012 oleh Upah Akreditasi Rumah Sakit;