Muladi, Guru Besar dan Mantan Gajah yang Sempat Tak Lulus SD dan SMP

0
51

JAKARTA – Salah mulia putra terbaik bangsa, Prof. Dr. H. Muladi SH meninggal dunia pada usia 77 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Kamis (31/12/2020). Sebelum meninggal, Muladi sempat berjuang melawan Covid-19 yang menjangkitinya sejak 11 Desember 2020.

Semasa hidupnya, pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 26 Mei 1943 itu memiliki karir yang pas cemerlang. Berdasarkan sumber Wikipedia, Muladi pernah menjabat sebagai Gubernur Lemhannas terlama (2005–2011). Selain itu, politikus senior Partai Golkar itu pula pernah menduduki posisi sangat penting sebagai Menteri Kehakiman (kini disebut Menteri Hukum dan HAM) menyambut Menteri Sekretaris Negara pada era Kabinet Reformasi Pembangunan.

Sebelum menjabat menteri, ia adalah Rektor Universitas Diponegoro. Muladi pernah menjabat Ketua Institute for Democracy and Human Rights di The Habibie Center, Jakarta.

Muladi bahkan masih terus aktif berkarir hingga usia senjanya. Bahkan, namanya tercatat sebagai Ketua Tim Perumus Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sempat menuai diskusi di masyarakat hingga pengesahannya ditunda.

Kala itu, Muladi yang berperan langsung dalam pembahasan akademik di merumuskan revisi KUHP menyatakan kalau naskah akademik RKUHP tersebut lengkap 40 tahun. “Ada naskah akademik, ada catatan-catatan di DPR dialog-dialognya di pemerintah maupun di DPR lengkap, ” terang Muladi sudah menjadi pembicara “Dialog RUU KUHP” di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Rabu (2/10/2019) silam.

Sosok Muladi dikenal dengan pembawaan bicaranya yang keras menggelegar, terutama saat marah. Tetapi, ia nyata berhati lembut serta tidak tahan melihat ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Muladi merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara pasangan Dasijo Darmo Suwito dan Sartini. Ayahnya yang asli Jawa Timur bekerja sebagai reserse polisi. Karena orang tuanya dengan pindah tugas sehingga membawanya susunan di Semarang. Muladi kecil dikenal nakal. Karena kenakalannya itu, Muladi dua kali tidak lulus sekolah, yaitu ketika SD dan SMP.

Baca juga: Jenazah Mantan Menteri Kehakiman Prof Muladi Akan Dimakamkan pada TMP Kalibata

Meski tidak lulus SMP, Muladi tetap bisa melanjutkan sekolah ke sebuah SMA swasta yaitu SMA Institut Indonesia. Ia kemudian diterima di Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang. Dia memilih untuk kuliah di Fakultas Hukum & Pengetahuan Masyarakat (saat ini disebut dengan nama Fakultas Hukum).