Menag: Sudah Ada 359 Calon Jamaah Mengajukan Pengembalian Setoran Dana Haji

0
164

JAKARTA – Menteri Agama Fachrul Razi menyebutkan bila sampai dengan 16 Juni 2020, sudah ada 359 orang yang telah mengajukan pengembalian setoran pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH).

“Sampai dengan 16 Juni 2020, 359 jamaah yang telah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan cerai-berai di 30 Provinsi, ” sirih Fachrul saat rapat kerja secara Komisi VIII DPR RI pada Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (18/6/2020).

Fachrul mengatakan, pengajuan terbanyak berada di Jawa Tengah sebanyak 63, Jawa Timur 62, Jawa Barat 54, Sumatera Mengetengahkan 34 dan Lampung 24. Tatkala masih ada 4 provinsi dengan satupun belum mengajukan pengembalian.

Menurut dia, metode pengembalian setoran pelunasan BPIH telah berlangsung sejak 3 Juni 2020 lalu. Adapun proses pengembalian premi pelunasan BPIH membutuhkan waktu selama 9 hari kerja.

 

“Permohonan diajukan ke kantor kemenag kabupaten/kota untuk seterusnya diproses ke Dirjen Penyelenggaraan haji dan umroh, BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) & bank penerima setoran, ” menutup Fachrul.

“Setelah dapat surat perintah membayar BPKH, BPS BIPIH akan mentrasfer ke rekening jamaah, secara prosedur tersebut berlangsung 9 hari kerja semenjak berkas permohojan dinyatakan lengkap oleh kantor kemenag kab/kota, ” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI, memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini secara alasan keselamatan kesehatan jamaah selama pandemi virus corona (Covid-19).

Menag RI, Fachrul Razi mengatakan, keputusan diambil setelah mengingat berbagai aspek termasuk waktu dengan tidak memungkinkan melakukan persiapan keberangkatan hingga pemulangan jamaah yang bakal memerlukan waktu lebih lama, masa mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan Departemen Arab Saudi soal haji 1441/2020, juga melakukan kajian literatur tentang data haji di masa lulus. Didapatkan fakta pada masa epidemi, ibadah haji telah mengakibatkan tragedi kemanusiaan puluhan ribu jadi korban, ” Menag dalam konferensi pers via zoom di Kantor Kemenag, 2 Juni 2020.

(wal)

Loading…