KRL Disebut Berhenti Beroperasi Mulai 18 April, Ini Kata PT KCI

0
173

JAKARTA – VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba membuktikan penghentian sementara operasional kereta rel listrik (KRL) commuter line Jabodetabek untuk mendukung pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam mencegah virus corona masih perlu menunggu keputusan lebih lanjut.

“KCI juga telah mengetahui usulan lima kepala daerah di wilayah Bodebek untuk menghentikan sementara operasional KRL. Sampai saat ini pembahasan tawaran tersebut masih dilakukan oleh negeri pusat, pemerintah daerah, PT KAI, dan PT KCI, ” membuka Anne dalam keterangannya, Kamis (16/4/2020).

Ia menerangkan, KCI pada dasarnya mendukung segala upaya terkait penerapan PSBB virus corona. Apalagi, karakter bersama-sama melakukan pencegahan corona sangat besar.

Sejalan dengan itu, lanjut dia, PT KCI sebagai operator KRL yang beroperasi dan melayani masyarakat di 3 provinsi bakal patuh terhadap suara yang dikeluarkan pemerintah daerah maupun pusat.

“Karena KCI melihat semangat utama dalam penerapan PSBB adalah gotong royong buat bersama menghentikan persebaran covid-19. Kita tunggu keputusannya ya, ” sahih Anne.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan operasional KRL commuter line Jabodetabek kemungkinan dihentikan sementara mulai 18 April 2020. Rencana ini buat mendukung penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam pencegahan pagebluk corona virus disease (covid-19).

Ia menjelaskan, rencana pelepasan sementara operasional KRL itu menunggui penerapan resmi PSBB di Tangerang Raya, Provinsi Banten. Pemberlakuan PSBB di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang tunggal diketahui dimulai pada 18 April.

“Kemungkinan dihentikan tersebut pada 18 April pada era PSBB Banten berlangsung, ” sekapur Ridwan Kamil ketika meninjau PSBB di Jalan Raya Bogor, Cilodong, Depok, Jabar, Rabu 18 April 2020.

(han)

Let’s block ads! (Why? )