KPAI Awasi Pembukaan Sekolah Selama Pandemi Covid-19

0
116

JAKARTA – Komisioner KPAI dunia pendidikan, Retno Listyarti menegaskan kalau pihaknya akan mengawasi sejumlah madrasah yang mulai melakukan pembelajaran tatap muka di zona hijau pandemi Covid-19.

Awal sekolah di zona hijau sebagaimana di atur dalam SKB 4 Menteri yang ditetapkan pada 15 Juni 2020 tentang panduan penelaahan di masa pandemi Covid-19, hangat seumur jagung dan publik belum mendapatkan evaluasi pembukaan sekolah di zona hijau sesuai ketentuan di SKB 4 Menteri tersebut.

“Perluasan buka sekolah di zona kuning sangat disayangkan karena kasus Covid-19 masih begitu mulia di Indonesia. Kasus Covid-19 selalu terjadi di berbagai sekolah dan pondok pesantren yang membuka sekolah, ” kata Retno dalam keterangannya, Kamis (13/8/2020).

 

KPAI mencatat terdapat kasus Covid-19 di tiga sekolah dan lima pondak pondok di antaranya 51 santri nyata Covid-19 di Ponpes Gontor 2 Ponorogo, lima guru Ponpes dalam Karawaci; Tangerang, 35 santri Ponpes Sempon; Wonogiri, 35 santri Ponpes di Margoyoso; Pati, 38 pembimbing dan 1 santri di Ponpes Parbek, Agam; dan 1 tutor dan 1 aperator sekolah dalam Pariaman.

Kemudian, 1 siswa di Tegal dengan terpapar dari tamu yang menginap di rumahnya, dan 1 instruktur SD di Lumajang yang tahu melakukan aktivitas guru sambang ataupun kunjung. Selanjutnya ada kasus hangat di Kalimantan Barat, yakni 8 guru dan 14 pelajar pada Kalimantan Barat terinfeksi covid 19 dari hasil pemeriksaan rapid ulangan sebelum membuka sekolah.

“Pembukaan sekolah diberbagai madrasah di zona hijau sebelumnya, tidak didahului dengan pemeriksaan rapid ulangan terhadap seluruh guru dan contoh siswa. Padahal pengetesan ini istimewa sebagai upaya pencegahan, ” perkataan Retno.

Loading…