Konsorsium Narkoba Kirim Sabu 71 Kg Bermodus Kiriman Sembako Covid-19

0
148

JAKARTA – Direktorat Aksi Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkotika jenis sabu, dengan menggunakan modus pengiriman sembako buat warga terdampak Covid-19 atau virus corona.

Wakapolri Komjen Gatot Eddy menyatakan, pada penangkapan itu jajarannya menciduk besar tersangka. Dalam hal ini, petugas menyita sabu seberat 71 kilogram

“Total barang informasi yang di sita sebanyak 71 kilogram sabu di tempat yang berbeda, ada di Pekan Pertama dan Jakarta” kata Gatot pada jumpa pers Di Halaman Biro ASDP Merak, Banten, Rabu (20/5/2020).

  Baca selalu:   Polri Tangkap 3 Tersangka Penyalur ABK WNI Kapal China 

Gatot menjelaskan, pengungkapan itu berawal dari info intelijen bahwa di masa pandemi Covid-19 ada sindikat narkoba yang akan memanfaatkan transportasi logistik untuk menyampaikan narkoba dari jalur lintas timur Sumatera menuju Jakarta.

“Kami di bantu oleh Polsek KSKP Bakauheni Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan peredaran kelam 66 kilogram sabu yang dalam sembunyikan dalam safe deposit box yang dibawa truk PT. AMP di check point pelabuhan Bakauheni pada Jumat 8 Mei 2020, ” papar Gatot.

  Baca juga:   MUI Persilakan Umat Islam di Kawasan Hijau Laksanakan Salat Id secara Normal 

Kemudian dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan secara tehnik penyerahan dibawah pengawasan safe deposit box kepada penerimanya di kantor pusat PT. Alidon Expres Makmur Jakarta.

“Dari hasil pengembangan kami lulus menangkap tersangka RR (25) demi Dirut PT. Alidon Expres Makmur Jakarta dan pihak penerima kiriman paket sabu, ” ujar Gatot.

Setelah lulus melakukan penangkapan tim gabungan kembali memperoleh informasi bahwa BP (DPO) selaku Komisaris PT. Alidon sudah menerima 10 kg sabu dibanding PT. Alidon cabang Pekanbaru dengan dikirimkan melalui ekspedisi PT. APM kepada ekspedisi PT. Alidon Cabang Lampung.

Selain itu, informasi lain yang dalam peroleh bahwa dalam paket milik PT. langkah Hijau (food herbal) juga telah disisipi 5 kg sabu oleh RY (DPK) dan EA (staf packing) yang dikirimkan kepada PT. Alidon Jakarta melalui ekspedisi PT. Dakota

“Berdasarkan informasi tersebut awak kembali melakukan penyelidikan dan kembali berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 5 Kg yang dikemas dalam 5 bungkus dalam dus berisi tepung, sopir dan kenek truk expedisi PT. Dakota Jakarta turut diamankan sebagai saksi serta kami pun menangkap EA (22) selaku tersangka yang berperan mempacking sabu pada Minggu (8/5/2020)” kata Gatot.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Perkara 114 Ayat (2) Juncto Urusan 132, Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 mengenai Narkotika dengan ancaman pidana tangsi seumur hidup.

(wal)