Keluarga 6 Laskar FPI Dukung Sempurna Investigasi Komnas HAM

0
39

JAKARTA – Keluarga enam laskar Front Advokat Islam (FPI) yang tewas tertembak akibat berlaga dengan kepolisian pada Senin tujuh Desember 2020 dini hari, membantu penuh proses investigasi yang dikerjakan oleh Komisi Nasional Hak Dasar Manusia (Komnas HAM).

“Kami bersama para tanggungan 6 Syuhada, para tokoh nasional dan para pecinta dan pendamba tegaknya keadilan dan kebenaran siap selalu mendukung dan mengawal Komnas HAM RI untuk menegakan fakta dan keadilan, ” ujar lupa satu tim kuasa hukum, Aziz Yanuar saat dikonfirmasi, Senin (21/12/2020).

Baca Juga:     Keadaan Ini, Haikal Hassan Dipanggil Penjaga Gegara Mimpi Bertemu Rasulullah

Keluarga enam laskar FPI itu juga meminta kepada Komnas HAM untuk bisa mengungkapkan dengan jelas pelanggaran HAM karena ditembak matinya enam orang laskar FPI tersebut. “Mengungkap tuntas dan nyata dugaan kekejian dan pelanggaran HAM berat terhadap 6 Syuhada tersebut, ” ungkapnya.

Sekadar informasi, tim kuasa hukum keluarga enam laskar FPI bersama perwakilan keluarga bakal menyambangi Komnas HAM pada pagi tersebut, Senin 21 Desember 2020.  

“BHF DPP FPI rencananya bersama dengan para agen keluarga para Syuhada dan kira-kira tokoh nasional akan mendatangi Komnas HAM RI, ” kata Terhormat.

 

Nantinya, sirih Aziz, Tim kuasa hukum beserta perwakilan keluarga enam laskar FPI juga akan memberikan bukti dan penjelasan seputar penembakan yang menimpa laskar FPI saat mengawal Imam Besar Habib Rizieq Shihab di KM 50 Tol Jakarta Cikampek.

“Guna menganjurkan bukti dan penjelasan versi ana kepada Komnas HAM pada hari Senin, 21 Desember 2020 pukul 09. 30 WIB di Dewan Komnas HAM RI Jakarta, ” ungkapnya.

Baca Serupa:     Kemenlu Layangkan Protes ke Kedubes Jerman Terkait FPI

Sebelumnya, Komnas HAM mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjajaki sebanyak 20 orang lebih terpaut peristiwa baku tembak antara anggota laskar FPI dan polisi pada Tol Jakarta Cikampek KM 50 yang menewaskan enam orang bagian laskar FPI.

“Total sudah ada 20 orang saksi yang telah kami periksa dalam peristiwa tersebut (penembakan enam anggota FPI), ” kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam masa dihubungi MNC News Portal mencuaikan pesan singkat, Rabu 16 Desember 2020.

Dia menjelaskan, 20 orang saksi itu berasal dari berbagai pihak, yaitu masyarakat yang berada di tempat, pihak kepolisian, dan pihak FPI. Salah satu saksi yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran diperiksa pada Senin 14 Desember 2020.

Komnas HAM juga pada Kamis 17 Desember 2020 telah memanggil tim dokter Rumah Sakit Polri dengan mengautopsi jenazah 6 laskar FPI tewas ditembak. Namun sayangnya, awak dokter tersebut enggan memberikan komentar ke awak media usai penelitian. Pihak Bareskrim Mabes Polri

(Ari)