Kelak PSBB di Riau Diterapkan, Daerah Terisolir Tak Perlu Ikut

0
133

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mendapat restu dari Departemen Kesehatan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemprov Riau memutuskan untuk memberlakukan pada 15 Mei 2020, besok.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, kepada kepala daerah untuk mempersiapkan dan lebih mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai aturan PSBB. Pembatasan mau diberlakukan di lima kabupaten yang baru direstui pemerintah.

“Penerapkan dilakukan oleh walikota dan bupati yang wilayahnya ditetapkan PSBB, ” kata Gubernur Riau, Syamsuar Kamis (14/5/2020).

Lima wilayah yang diberlakukan PSBB adalah Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Dumai. Sementara Kota Pekanbaru sudah terlebih dahulu menetapkan PSBB.

Namun untuk di daerah terasing dan terisolir, PSBB tidak perlu diberlakukan. Ini karena daerah itu tidak ada aktivitas orang lain kecuali warga tempatan. Sehingga penyaluran Covid 19 sangat kecil berlaku.

“Kalau kawasan terpencil ada pengecualian. Contohnya saja di Desa Teluk Lunas Kecamatan Sei Apit, Kabupaten Siak tersebut tidak perlu penerapan PSBB. Kesibukan di sana hanya dilakukan penduduk tempatan, ” tukasnya.

Saat ini penderita Covid-19 di Provinsi Riau adalah 88 orang dengan jumlah pasien segar adalah 46 orang enam orang meninggal dan sisanya masih dirawat.

(kha)