Kecanduan Sabu, Guru Honorer Jadi Pengedar Narkoba

0
104

TANGGAMUS – Oknum guru honorer salah satu SD di Tanah air Agung Timur, berinisial EA (24) warga Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Kota Agung Timur, ditangkap Satreskoba Polres Tanggamus, karena diduga terkebat jaringan pengedar sabu.

Di hadapan petugas tersangka EA mengatakan, barang haram itu didapatkan dengan cara membeli sebab rekannya yang juga berada pada Kota Agung. Ia juga mengaku selama dua bulan terakhir menjual sabu. Sementara sebagai pemakai sabu, diakuinya sudah sejak tahun 2017.

Tersangka mengiakan terpaksa menjual sabu, karena kemaluan uang agar bisa kembali menghisap sabu.

“Biar uangnya kembali, saya beli seharga Rp1 juta, mendapatkan lima bagian. Satu paket dipakai dan empat paketnya dijual lagi seharga Rp1 juta, jadi bisa pakai tanpa uang habis, ” ujar simpulan dilansir dari Sindonews. com, Jumat 28 Agustus 2020.

“Pelanggan yang mengambil sabu kepada dirinya adalah orang-orang yang dia kenal, yang selalu merupakan orang dewasa warga Praja Agung. Tersangka ditangkap saat beruang dirumahnya di Pekon Tanjung Asli, Kota Agung Timur, Rabu (26/8/2020) pagi, ” ungkap Kasatreskoba Polres Tanggamus, AKP I Made Indra.

Sejumlah barang bukti berhasil disita dalam interpretasi tersebut. Di antaranya satu saluran kaca/pirek bekas pakai, satu kendaraan hisap sabu/bong, lima plastik penjepit ukuran sedang sisa pakai, perut plastik klip ukuran besar yang berisikan plastik klip kosong, mulia skop, dua jarum suntik, perut korek api gas, satu paket dan dua unit handphone.

Baca Juga:   Kawanan Perampok Konsumen Bank Ditangkap Polisi, Satu Ditembak Mati

Barang bukti tersebut sebagian diamankan di kamar, & sebagian diamankan di ruang pendahuluan rumah tersangka, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap penyedia barang haram kepada tersangka.

Masa ini tersangka dan barang bahan ditahan di Satreskoba Polres Tanggamus, guna proses penyidikan lebih sendat. Tersangka dijerat pasal 112 bagian 1 UU No. 35/2009 tentang Narkotika, ancaman hukumannya 12 tarikh penjara.

(aky)