Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Beranjak 11 Lagi, Jadi 736 Orang

0
177

PALEMBANG – Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Selatan tenggat, Minggu (24/5/2020) sore, mencapai 736 orang. Adanya penambahan 11 urusan baru positif corona.

Juru Bicara Gugus Perintah Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Sumsel, Yusri mengatakan, tambahan pasien terakhir tersebut tercatat sebagai kasus bagian 726-736. Delapan pasien berasal Palembang, sisanya dari Lubuklinggau, Musi Banyuasin, dan Empat Lawang.

“11 pasien positif terakhir ini terdiri dari 7 orang laki-laki dan 4 perempuan secara rentang usia 5-63 tahun, ” katanya.

Jumlah pasien sembuh dari corona 102 orang. Rinciannya 2 orang sejak Ogan Komering Ilir (OKI), 62 dari Palembang, 4 orang sejak Ogan Komering Ulu (OKU), 1 orang dari Pagaralam, 6 orang dari Prabumulih, 6 orang sejak Lubuklinggau, 5 orang dari Banyuasin, 1 orang dari Musi Banyuasin, Muara Enim 6 orang, 4 orang Ogan Ilir, kemudian seorang bayi 3 bulan dari Musi Rawas, dan luar daerah 4 orang.

“Ada empat tambahan pasien meninggal dunia juga berasal dari palembang, maka totalnya kini menjadi 28 orang, ” katanya.

 

Total orang dalam pemantauan (ODP) 5. 696 orang, sedangkan pasien pada pengawasan (PDP) 465 orang.

Jumlah sampel dengan sedang diperiksa sebanyak 3. 112 orang, terdiri dari orang minus gejala (OTG) 2. 423 orang, PDP 566 orang, ODP 123 orang dan sampel spesimen yang masih dalam proses pemeriksaan pada BBLK Palembang 1. 995.

PDP Corona Meninggal

Sementara itu seorang petugas bernama Bripka Dohar P. Manik berstatus PDP corona meninggal. Dohar merupakan personel Polres Lubuklinggau & pernah dirawat di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

Prosesi pemakaman Dohar dilakukan dengan protokol Covid-19 dalam Tempat Pemakaman Umum (TPU) istimewa corona di Kelurahan Taba Lestari, Kota Lubuklinggau, Minggu.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa memimpin langsung penggalian kubur dan pemakaman jenazah.

“Saya langsung memimpin pelaksanaan pemakaman almarhum membagi tugas anggota untuk mengurusi almarhum di rumah sakit maupun menyiapkan pemakaman, ” katanya.

Menurut Mustofa, Dohar sudah lama mengidap penyakit urung ginjal kronis.

(sal)