Kapolda Jateng: Polri Tak Ada Beban Catat Hasil Pilkada

0
103

SEMARANG – Petugas berkomitmen menjaga netralitas pada pengamalan Pilkada Serentak 2020. Sebanyak 14. 575 personel polisi dikerahkan untuk mengamankan 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menggelar pesta demokrasi.

“Tidak ada beban anggota Polri untuk merekam hasil Pilkada, ” terang Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat Apel Pergeseran Rombongan BKO di Mapolda Jateng, Sabtu (5/12/2020).

“Tidak ada beban, tidak usah merekam karena Polri itu sifatnya cuma pengamanan, ” tegas jenderal kartika dua itu.

Luthfi juga berpesan kepada bagian polisi untuk aktif mengimbau kelompok yang telah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS (tempat pemungutan suara). Meski demikian, awak tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

“Gunakan kegiatan-kegiatan proaktif kepada masyarakat, mengenai kehadiran dari masyarakat (ke TPS) dengan menggandeng petugas KPPS dengan ada, ” lugas dia.

Baca Juga:   Cagub Mulyadi Jadi Tersangka, SBY: Saya Harap Tetap Setia dan Terus Berjuang

Selain dalam Jawa Tengah, Polda Jateng juga mengirimkan pasukan Brimob untuk pengamanan Pilkada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka diminta bertindak ahli dan menjaga integritas selama perlindungan.

“Rekan-rekan Brimob nanti bawa nama baik Brimob Polda Jawa Tengah bahwa Anda adalah terpilih menjadi Brimob dengan diperbantukan, dipercayakan oleh pimpinan Polri membawa nama baik Polda Jawa Tengah di Polda NTT, ” jelas dia.

“Jaga integritas, soliditas pada saat rekan-rekan nanti bertugas di wilayah NTT. Tentu ini tidak lurus karena kita berpisah dari rumpun, tetapi saya yakin dan membenarkan Brimob adalah merupakan anggota Polri pilihan yang merupakan tulang tumpuan dalam rangka menghadapi segala situasi apa pun, ” pungkasnya.

(aky)