Curhat Pedagang Hewan Kurban, Penjualan Mendarat 50 persen

0
130

JAMBI – Pedagang hewan kurban yang menggelar lapak jelang Hari Besar Idul Adha 1441 Hijriah turut merasakan dampak pandemi virus corona (Covid-19).

Contoh Indra Suardi (63) warga Serma Ishak, Mayang Mangurai, Alam Barajo, Tanah air Jambi, yang sudah lebih sejak 10 tahun berdagang hewan kurban. Saat ditemui dia curhat bisnisnya terganggu oleh pandemi Covid-19.

Kata Indra, penurunan penjualan peliharaan sangat drastis jelang Idul Adha ini. Bahkan penurunan dirasakan jauh sebelum Lebaran Haji 2020, tepatnya sudah terlihat sejak bulan Ramadhan lalu.

“Dari sekarang penjualan kambing mungkin turun maka 90 persen karena orang lazim kekah, sunatan dan nikahan, sebelum puasa sudah enggak boleh mempersiapkan kegiatan keramaian, ” ujar Indra.

Baca Serupa:   Pedagang Hewan Kurban di Depok Pasrah Lantaran Pandemi Covid-19  

Menurutnya itu yang sudah terlanjur melempar seruan hajatan terpaksa konsumsinya dibagikan ke warga lain.  

“Sedangkan yang sudah terlanjur menyampaikan DP (uang panjar) dibatalkan semua, karena gara-gara korona waktunya tidak tahu sampai kapan akan berakhir, ” tandasnya.

Berbeda dengan kambing, untuk pembelian hewan sapi penurunannya hingga mencapai 50 persen.

“Dibandingkan tarikh lalu, tahun ini pembelian hewan sapi penurunannya hingga mencapai 50 persen mas. Biasanya kumpulan RT, ibu majelis ta’lim, perusahaan atau kantor pesan banyak, sejak Covid-19 ini pembeliannya jadi berkurang, ” ungkapnya.

Indra mengetengahkan mendekati Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban 2020, biasanya panitia dari berbagai lembaga memesan 8 ekor hewan persembahan, sekarang cuma 4 ekor.

“Kalau mereka pesan 4 jadi 2 ekor, 6 siap 3. Sekarang ada yang pesan satu dulu, biasanya 4 sampai 5 ekor. Saat ini kemerosotan penjualan sapi kurban sampai 50 persen, ” katanya.

Baca Juga:   Pemprov DKI Minta Pedagang Kurban Miliki Izin di DPMPTSP  

Melihat situasi ini, dirinya tidak tahu ke depannya apakah kondisi pesanan hewan kurban bakal terus menurun atau sebaliknya.

“Kita nggak tahu mengarah lebaran haji tahun ini, jika tahun kemarin 260 ekor lembu, kambing 220 ekor. Sekarang mempertanggungkan cuma pesan 40 ekor serta yang baru pesan sudah dua orang pelanggan. Biasanya kayak gini udah rebutan pesan, ” imbuh Indra.

Untuk saat ini, katanya, lokasi ternaknya hanya ada sapi 85 ekor dan terakhir separuh yang terjual “Mudah-mudahan mengarah lebaran haji tercapai atau terjual. Untuk tahun ini bisa terjual 150 ekor itu juga sudah bagus, ” tandasnya.

Loading…