Berikut Peta Kekuatan yang Diterjunkan Polri untuk Amankan Pilkada 2020

0
110

JAKARTA – Kepala Jawatan Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Bagian Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan bahwa setiap personel kepolisian akan dikerahkan untuk mengamankan semesta tahapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Menurut Bambu, pengerahan kekuatan personel kepolisian tersebut akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan di suatu wilayah yang menggelar pesta demokrasi lima tahunan itu. Tujuannya, untuk meminimalisir segala wujud ancaman dan hal lainnya.

“Seluruh perkuatan yang dilibatkan dalam tiap tahapan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan daripada masing-masing wilayah, serta menghindari tingkah laku under estimate dalam menghadapi kerawanan, ” kata Awi, Jakarta, Minggu (6/9/2020).

Adapun jumlah pengamanan polisi yang dikerahkan yakni,

1. Tahap pendaftaran Paslon sedikitnya penugasan 1/3 kekuatan.

2. Tahap penetapan, undi nomoro urut dam deklarasi minimal penugasan 1/3 kekuatan.

3. Tahap kampanye sedikitnya penugasan 1/2 kekuatan.

4. Tahap masa mati minimal penugasan 1/5 kekuatan.

5. Tahap pemungutasn suara

minimal penugasan 2/3 kekuatan.

6. Tahap penghitungan suara minimal penugasan 1/6 kekuatan.

7. Tahap penetapan bahan terpilih minimal penugasan 1/3 kekuatan.

8. Periode pengajuan PHPU minimal penugasan 1/6 kekuatan.

9. Tahap pelantikan minimal penugasan 1/3 kekuatan.

Penghimpunan pengamanan ini sebagaimana sejalan dengan instruksi Kapolri Jenderal Idham Azis yang menerbitkan surat Telegram Spion (TR) yang mengatur soal kesiapan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 dalam tengah Pandemi Covid-19.

Telegram bernomor STR/387/VI/OPS. 1. 3. /2020 tertanggal 30 Juni 2020 itu mengatur soal digelarnya pengamanan Pilkada dengan sandi Berdiam Mantap Praja 2020.

Awi menambahkan, penerbitan tulisan telegram tersebut merupakan bentuk kesiapan pengamanan untuk dimulainya pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Apalagi, tanggal 4 September 2020 merupakan tahap pendaftaran calon.

“Tentunya dalam hal ini Polri khususnya Polda dan Polres deretan sudah menyiapkan diri demi suksesnya dan kelancaran pengamanan Pilkada Sekaligus 2020, ” ujar Awi.

Awi menuturkan, per tanggal 1 September 2020 bahwasanya Polda dan Polres jajaran telah melaksanakan Lat Pra Ops Pasti Praja 2020.

Lantaran Pilkada digelar disaat Pandemi virus Corona, Kapolri juga telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Polri untuk selalu siap menghadapi status apapun dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

(kha)