Anies Larang Pasien Covid-19 Isolasi Sendiri di Rumah, Epidemiolog: Seharusnya sebab Awal

0
123

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang pasien positif virus corona atau Covid-19 melakukan isolasi sendiri di rumah. Termasuk untuk pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif menilai seharusnya dari pangkal pasien positif virus corona tak melakukan isolasi mandiri di vila. Namun, mereka seharusnya diisolasi pada tempat yang memang disiapkan buat karantina.

“Harusnya daripada awal isolasi mandiri jangan dikerjakan di rumah tapi di pusat karantina, ” kata Syahrizal masa dihubungi Okezone di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Bahkan, dirinya sudah mengusulkan sejak awal pandemi virus corona Indonesia masuk. Itu dilakukan agar saat pasien pasti virus corona tak menularkan ke anggota keluarganya.

“Sudah saya usulkan semenjak awal wabah untuk menghindari penularan ke keluarga, ” ucapnya.

Tingginya penambahan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta setiap harinya membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melarang pasien positif Covid-19 melakukan perawatan isolasi mandiri. Pasalnya, isolasi mandiri dengan dilakukan pasien justru memicu klaster baru yakni klaster rumah nikah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, masa ini pihaknya tengah menggodok regulasi larangan isolasi mandiri bagi anak obat positif Covid-19. Nantinya isolasi kepada pasien corona menjadi tanggung jawab pemerintah.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Apresiasi Jam Malam dalam Depok dan Bogor

“Isolasi itu akan dikelola oleh pemerintah agar lebih efektif memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ” perkataan Anies, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Ini Langkah Pemerintah Kurangi Beban Kerja Tenaga Kesehatan

(erh)